Showing posts with label Ubuntu Tips. Show all posts
Showing posts with label Ubuntu Tips. Show all posts

Friday, 9 May 2014

Dual Bootable USB Windows 7 & Ubuntu



Gak pake lama langsung aja, apa itu Dual Bootable USB ? Yap kalo dari terjemahan saya, gampangnya itu adalah membuat Bootable OS lebih dari 1.
Intinya ada beberapa os yang bisa kitaa booting didalam satu flashdisk. Mulai dari Windows 7, Linux dan lain2.

Sunday, 13 April 2014

GDEBI, Install paket .deb secara mudah :)




Pernah mengalami instalasi paket yang rumit melalui terminal. Ada aplikasi yang berguna untuk pengguna , yaitu gdebi. Untuk versi Ubuntu 12.04 silahkan install lewat Ubuntu Software Center.

Wednesday, 5 March 2014

Aktifkan Turbo Core Frequency AMD A4 Llano APU 12h Family di Linux [Advanced]



Fitur Turbo Frequency yang mana dapat meningkatkan performa dan kecepatan prosesor dari AMD yang saya tahu hanya berjalan pada Windows yaitu menggunakan AMD Overdrive yang sudah terpaketkan menjadi satu dengan Driver AMD. Lalu bagaimana dengan Linux? Ya, di Linux AMD tidak menambahkan fitur tersebut. Padahal menurut saya, fitur Overdrive di Linux masih bisa menekan suhu sehingga mengurangi terjadinya overheat alias cpu-nya kebakaran. Hahahaha. Dari situ lah, saya mencari dan akhirnya mendapatkan aplikasi/software yang saya pikir sangat hebat sekali hingga membuat laptop saya [HP Pavilion G4 with AMD A4] mati berulang2 karena fitur hibernasi saat prosesor mencapai "titik didih" 100 derajat Celcius.

Monday, 13 January 2014

Mengatasi Error Installation AMD Catalyst 13.12 di Linux/Ubuntu.



AMD Catalyst 13.12 untuk Linux X86 dan X64 rilis di penghujung tahun 2013, dan beberapa laporan error saat penginstalan sudah mulai berdatangan. Salah satunya saya sebagai pengguna setia AMD Properietary Software. Laporan errornya kira2 seperti ini:

Wednesday, 2 January 2013

Install Emerald Theme untuk Ubuntu 12.04 [.deb]

Seperti yang diketahui release Ubuntu 12.04 tidak menyertakan Emerald Themes di repository. Ini merupakan kekecewaan bagi penulis yang tidak bisa menikmati pemandangan bening seperti dibawah ini.


Tulisan ini ditujukan untuk pengguna yang belum tahu bagaimana cara menginstall emerald. Sebelumnya,  penulis melakukan penginstallan menggunakan cara kompilasi dari source. Setelah kompilasi selesai, penulis mengambil file binary untuk dipaketkan ke dalam bentuk .deb.

Friday, 14 December 2012

Membuat Paket .DEB Paling Mudah


Aplikasi ini hanya untuk membantu para pengguna yang ingin mengembangkan Ubuntu agar memudahkan dalam pembuatan Paket Debian. Mungkin pengguna banyak yang lebih suka menggunakan terminal dalam membuat suatu paket. Hanya dengan baris perintah 

"sudo dpkg-deb --build nama_folder" 

maka paket telah selesai dibuat. Namun penulis berpikir untuk mempermudah pengguna dengan 1 kali klik saja dalam membuat suatu paket. Jadi penulis membuat program tersebut walau sederhana. Sebelumnya para pengguna yang ingin mengembangkan atau membuat paket debian secara simpel dan mudah, bisa mempelajari Link Ini .

Untuk aplikasinya penulis sudah mempaketkan ke- .zip beserta README dan contoh folder yang akan dipaketkan. Pengguna bisa mendownload Disini.

Selamat mencoba. :)

Wednesday, 12 December 2012

[UPDATE] Memperbaiki VGA Ubuntu AMD HD Radeon 6xxx [Ubuntu 12.04]


Seperti yang penulis ketahui, AMD HD Radeon 6xxx, memiliki berbagai masalah pada Ubuntu 12.04 menggunakan kernel 3.2.0.  Mulai dari ketidak cocokan dengan xserver yang mengakibatkan User tidak bisa masuk ke X, plymouth yang tidak berfungsi, hingga suspend pada laptop tidak bekerja.

Solusi untuk itu penulis temukan solusinya dengan cara meng-upgrade kernel dan menginstall driver terbaru. Sebaiknya ikuti petunjuk berikut:

Wednesday, 10 October 2012

Cara Simpel Memaketkan Aplikasi Dalam Bentuk .DEB




Penulis mencoba menjelaskan se- simple mungkin, bagaimana cara memaketkan aplikasi dalam bentuk .deb. Ditujukan bagi programmer pemula yang terjun ke pengembangan aplikasi untuk distro Ubuntu dan turunannya. Penulis akan memberikan sampel programnya. (sebelumnya install paket dengan mengetikkan "sudo apt-get install dpkg-dev".

Silahkan diperhatikan langkah - langkahnya:

Tuesday, 11 September 2012

Install Lubuntu Software Center [LSC] di Ubuntu


Lubuntu Software Center [LSC] adalah Software Center dari salah satu distro turunan Ubuntu, yaitu Lubuntu. Lubuntu Software Center mempunyai kelebihan seperti: Ringan ,mempunyai antarmuka yang mudah, dan pengguna bisa mendownload lebih dari 1 software dalam satu waktu. Lubuntu Software Center ini tidak menghabiskan resource yang besar, dan Lubuntu Software Center mempunyai fasilitas Apps Basket yang fungsinya sama seperti keranjang, berguna untuk mendownload lebih dari satu software. Berikut penggunaan Lubuntu Software Center:


Thunar, File Manager Ringan untuk Ubuntu


Siapa yang tidak tahu Nautilus? Nautilus adalah File Manager default bawaan Ubuntu. Namun bagi penulis Nautilus masih terlalu berat untuk diakses. Ada alternatif jika anda ingin menambahkan File Manager untuk Ubuntu, salah satunya Thunar. Thunar adalah File Manager bawaan Xubuntu yang menggunakan XFCE sebagai Desktop Environmentnya. Thunar sangat responsif dan tidak terlalu memakan memory. Jika ingin menginstall Thunar File Manager cukup ketikkan:

sudo apt-get install thunar

Ini hasil used resource antara Thunar dan Nautilus:



Monday, 10 September 2012

Ganti Background Utama Lightdm Ubuntu 12.04


Ngomong-ngomong soal Ubuntu 12.04, saya penasaran dengan background Lightdmnya. Pertamanya sih dia otomatis mengganti bakgroundnya kalau kita sudah ganti wallpaper di desktop. Tapi saya iseng ingin mengubah gambar aslinya yang seperti ini

Pasang Unity 2D di Gnome Classic [Ubuntu 12.04]


Anda suka Unity tapi tidak suka dengan Panel yang itu -itu saja. Coba anda gabungkan Gnome Classic dengan Unity 2D. Dan hasilnya seperti ini .



Edit BURG List di Ubuntu.


Dalam keadaan default, Burg otomatis mendeteksi “recovery mode” dan “kernel list” di list nya sehingga kurang sedap dimata. Jika ingin mengurangi list tersebut seprti gambar diatas. Ikuti saja langkah mudahnya di bawah ini:

Langkah-langkah Install Kernel Ubuntu via PPA


Penulis membuat artikel ini untuk mempermudah penginstallan kernel Ubuntu yang stable. Beberapa masalah yang kadang ditimbulkan oleh kernel yang lama bisa diatasi dengan menggunakan kernel versi terbaru. Keuntungan lainnya dari menginstall kernel terbaru ini adalah biasanya mempercepat waktu booting dan hal-hal yang mana kernel lama tidak bisacompatible dengan hardware yang dipakai, bisa dideteksi dengan kernel baru, misal Driver VGA atau Wifi.

Berikut beberapa langkah yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut

Membuat Ubuntu lebih Aman


Saya jelaskan kenapa ini sangat penting, karena hal yang sering dikeluhkan teman – teman saya saat oprek desktop atau install driver vga lalu tidak bisa masuk login, sangat “menggugah hati” untuk menemukan jawabannya. Dimulai dari merusak sistem sendiri, lalu saya sampai putus asa menemukan solusinya, sampai akhirnya saya menemukan teknik  jitu yaitu membuat user baru.
Intinya sebelum berbuat kita harus melakukan pencegahan sedini mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak-tidak, MESKIPUN tidak sepenuhnya safety.  Langkah-langkahnya bisa diikuti dibawah ini.

1.) Membuat User Root.
Cara ini untuk mendapatkan hak administrator jikalau salah satu user mengalami crash atau error.
ketik di terminal:
sudo passwd root
Perintah diatas adalah untuk membuat password user root.
lalu ketik:
sudo sh -c ‘echo “greeter-show-manual-login=true” >> /etc/lightdm/lightdm.conf
Perintah diatas untuk menampilkan manual login di lightdm.
Sesudah itu coba logout systemnya, dan cek apakah user root aktif.


Seperti gambar diatas masukkan username lalu password jika sudah aktif silahkan logout dan login kembali. Cara ini saya dapatkan dari website ini http://www.liberiangeek.net/2012/05/login-as-root-in-ubuntu-12-04-precise-pangolin/

2.) Membuat 2 Buah User Account.
Buat account baru dengan level Administrator dan rubah account utama anda menjadi Standard. Caranya:

Pilih System Settings > User Accounts
Klik Unlock, lalu buat account sesuai contoh diatas. Kalo gak bisa bikin, comment aja dibawah. Saya capek ngetik nih :D

3.) Selalu gunakan User Account Standard 
Ketika kita melakukan pengkonfigurasian desktop dengan hak akses root, imbasnya mesti ke User Account yang sedang kita pakai. Karena itu saya membuat 2 lapis user dengan Administrator sebagai User Account penting sebagai troubleshooter. Pengalaman ketika User Account saya tidak bisa login, dan akhirnya saya membuat User Account baru hingga bisa masuk ke Systemnya, akhirnya saya buat langkah pencegahan ini.
Jika kita mengalami masalah di desktop kita, anda bisa menghapus User Account Standard kita dengan login ke User Account Administrator. Ikuti langkah di nomor 2, klik tombol “-” untuk meremove User Account Standard dan buat akun standard lain. Dan apabila anda tidak berkenan menghapus file2 di dalam User Account Standard lama anda, bisa pilih opsi “keep files” dan lihat di direktori /home, apakah ada atau anda file User Account Standard lama anda. :)
Karena menggunakan Standard Users, jadi hak akses juga banya dibatasi termasuk sudo. :) Oleh karena itu, untuk hak akses root, jangan menggunakan Sudo melainkan “su”
ketik diterminal:
su
lalu masukkan password User Account Root. Bukan password standard.

Tentang Penulis

Penulis biasanya menghabiskan waktu untuk bermain dan bermain. Dan pada akhirnya penulis terpaksa bermain dengan belajar.