Tuesday, 11 September 2012

Install Lubuntu Software Center [LSC] di Ubuntu


Lubuntu Software Center [LSC] adalah Software Center dari salah satu distro turunan Ubuntu, yaitu Lubuntu. Lubuntu Software Center mempunyai kelebihan seperti: Ringan ,mempunyai antarmuka yang mudah, dan pengguna bisa mendownload lebih dari 1 software dalam satu waktu. Lubuntu Software Center ini tidak menghabiskan resource yang besar, dan Lubuntu Software Center mempunyai fasilitas Apps Basket yang fungsinya sama seperti keranjang, berguna untuk mendownload lebih dari satu software. Berikut penggunaan Lubuntu Software Center:


Thunar, File Manager Ringan untuk Ubuntu


Siapa yang tidak tahu Nautilus? Nautilus adalah File Manager default bawaan Ubuntu. Namun bagi penulis Nautilus masih terlalu berat untuk diakses. Ada alternatif jika anda ingin menambahkan File Manager untuk Ubuntu, salah satunya Thunar. Thunar adalah File Manager bawaan Xubuntu yang menggunakan XFCE sebagai Desktop Environmentnya. Thunar sangat responsif dan tidak terlalu memakan memory. Jika ingin menginstall Thunar File Manager cukup ketikkan:

sudo apt-get install thunar

Ini hasil used resource antara Thunar dan Nautilus:



Monday, 10 September 2012

Ganti Background Utama Lightdm Ubuntu 12.04


Ngomong-ngomong soal Ubuntu 12.04, saya penasaran dengan background Lightdmnya. Pertamanya sih dia otomatis mengganti bakgroundnya kalau kita sudah ganti wallpaper di desktop. Tapi saya iseng ingin mengubah gambar aslinya yang seperti ini

Pasang Unity 2D di Gnome Classic [Ubuntu 12.04]


Anda suka Unity tapi tidak suka dengan Panel yang itu -itu saja. Coba anda gabungkan Gnome Classic dengan Unity 2D. Dan hasilnya seperti ini .



Edit BURG List di Ubuntu.


Dalam keadaan default, Burg otomatis mendeteksi “recovery mode” dan “kernel list” di list nya sehingga kurang sedap dimata. Jika ingin mengurangi list tersebut seprti gambar diatas. Ikuti saja langkah mudahnya di bawah ini:

Tentang Penulis

Penulis biasanya menghabiskan waktu untuk bermain dan bermain. Dan pada akhirnya penulis terpaksa bermain dengan belajar.